Beberapa tahun belakangan serangga yg mendapat julukan 'semut jepang/mekkah' sangat populer sbg suplemen utk pengobatan alternatif. tapi anehnya, jika dilihat lebih jelas, akan terlihat bahwa serangga ini bukanlah semut tp lebih mirip kumbang. maka dgn didorong rasa penasaran akhirnya coba cari info via internet namun kebanyakan jawabannya tdk memuaskan dan aneh2 yg justru malah membuat org salah paham.
info menyesatkan yg cukup populer didunia maya adalah bahwa serangga ini dikatakan memiliki nama latin Tenebrio molitor atau yg lebih populer disebut dgn serangga dewasa ulat hongkong yg biasa dipakai utk pakan burung, padahal meskipun mempunyai bentuk yg hampir sama, tp mrk punya perbedaan yg cukup mencolok jika di lihat dlm sekejap mata, yaitu ukurannya yg lebih kecil ketimbang ortunya ulat hongkong.
dan setelah korek2 wikipedia & melototin gambar, akhirnya ketemu juga info akuratnya, rasa penasaran pun terbayar.
semut jepang/mekkah mempunyai 4 nama ilmiah, Palembus dermestoides, Martianers dermestoides, Palembus ocularis, dan Ulomoides dermestoides, namun lebih dikenal dgn nama 'kumbang/kutu kacang'.
mrk termasuk dlm ordo Coleoptera & famili Tenebrionidae.
asal muasal keberadaan mrk pertama kali diperkirakan dari daratan Cina yg tersebar hampir keseluruh dunia melalui kontaminasi makanan maupun disengaja dgn tujuan terapi pengobatan.
kandungan nutrisi dr serangga ini sangat tinggi protein, rendah lemak, mengandung bermacam asam amino dan kaya akan mineral. dalam ilmu pengobatan tradisional serangga ini dipercaya dpt mengobati penyakit diabetes, asma, tbc, iritasi mata, rematik, impotensi, bahkan di argentina digunakan utk terapi pengobatan kanker dan mendapat julukan 'kumbang kanker'.
kumbang ini sangat mudah dikulturasi/diternak, dan tdk seperti kerabatnya yg lain mrk tdk dpt terbang. selain menyukai ragi tape, serangga ini juga doyan makan kacang tanah dan roti gandum.
sirkulasi kehidupan mrk menggunakan reproduksi secara seksual antara jantan dan betina. untuk mencapai tahap dewasa, serangga ini harus melalui 4 tahapan, yaitu telur, larva, pupa dan akhirnya kumbang dewasa.
- telur, dikeluarkan oleh serangga betina dan melalui masa inkubasi selama kurang lebih 1 - 2 minggu. setiap betina produktif dapat menghasilkan 200 telur.
- larva, tahap kedua ini memakan waktu hingga 2 bulan, larva ini mempunyai kulit berwarna kuning yg tdk ikut berkembang sehingga mrk harus berganti 5 sampai 10 kali sebelum akhirnya mencapai ukuran maksimum 10mm.
- pupa, tahap ketiga ini merupakan masa transisi dr larva menjadi kumbang. pupa sama sekali tdk bergerak dan berbentuk huruf "C", memakan waktu hingga 1 minggu.
- kumbang, mrk mencapai tahap final dgn ukuran rata2 panjang 5mm dan mempunyai masa hidup hingga 20 bulan.

